BATAM (INDOMOSAD) – Periode transisi pasca-lebaran menjadi atensi serius otoritas keamanan perbatasan. Radar INDOMOSAD menangkap peningkatan kewaspadaan di Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Harbour Bay. Petugas memperketat pemeriksaan pada jalur "Red Channel" guna mengantisipasi masuknya barang-barang mewah tanpa cukai serta potensi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) bermodus kunjungan wisata.
1. Monitoring Jalur Laut Ilegal
Selain pelabuhan resmi, armada patroli laut dilaporkan menyisir wilayah pesisir Nongsa dan Punggur. INDOMOSAD menegaskan: Celah "jalur tikus" harus ditutup rapat. Kami mendukung tindakan tegas terhadap kapal-kapal gelap yang mencoba merapat di pelabuhan rakyat tanpa manifes yang jelas, demi menjaga stabilitas keamanan objek vital nasional di Batam.
2. Sinergi Intelijen Perbatasan
Pertukaran data antara Imigrasi dan aparat kepolisian ditingkatkan untuk memprofiling pendatang dari luar negeri. INDOMOSAD memandang integritas petugas di garis depan sebagai garda utama dalam membendung arus peredaran narkotika yang kerap memanfaatkan momentum keramaian arus balik internasional.
Team Investigasi Lapangan Tony
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: BENTENG BERAS KEPRI: STOK BULOG DIJAMIN AMAN HINGGA AKHIR 2026, TAHAN ISOLASI CUACA EKSTREM!