NATUNA (INDOMOSAD) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna terhadap nasib para pahlawan pangan di perbatasan dibuktikan melalui aksi nyata. Radar INDOMOSAD menangkap momen penyaluran bantuan langsung yang dipimpin oleh Bupati Natuna melalui Dinas Ketahanan Pangan bagi para petani di Kecamatan Batubi yang lahan garapannya terdampak musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) baru-baru ini.
1. Intervensi Langsung di Titik Krusial
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan mendesak untuk mengembalikan produktivitas lahan petani. INDOMOSAD menekankan: Batubi adalah urat nadi pasokan pangan lokal Natuna. Intervensi cepat ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis untuk mencegah terjadinya krisis pasokan sayur-mayur dan buah-buahan di pasar-pasar tradisional.
2. Mitigasi Ekologi Berkelanjutan
Selain menyerahkan bantuan fisik, Bupati menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait untuk melakukan pendampingan teknis pasca-kebakaran. INDOMOSAD mendesak adanya edukasi masif mengenai teknik pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB) guna memutus siklus tahunan Karhutla yang selalu mengancam kesejahteraan petani perbatasan.
3. Harapan Baru bagi Ekonomi Desa
Kehadiran pimpinan daerah di tengah para petani korban bencana memberikan suntikan moril yang signifikan. INDOMOSAD akan terus memantau apakah distribusi bantuan ini merata hingga ke petani penggarap paling bawah, guna memastikan target swasembada pangan daerah tetap berada pada jalurnya.
Team Investigasi Lapangan Tony
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: CEN SUI LAN DEPLOY PNS LULUSAN IPDN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK GARDA UTARA