BATAM – Radar INDOMOSAD memantau pergerakan mengkhawatirkan di pintu perbatasan. Laporan intelijen kesehatan dari negeri jiran, Malaysia, menunjukkan lonjakan drastis kasus Tuberkulosis (TBC). Situasi di Kuala Lumpur hingga Johor terpantau tegang, di mana warga sipil mulai diinstruksikan kembali menggunakan masker di ruang publik.
Namun, kontradiksi terjadi di gerbang masuk Kepulauan Riau. Di saat Malaysia sedang 'berperang' melawan bakteri Mycobacterium tuberculosis, pelabuhan-pelabuhan internasional di Batam justru terpantau membuka pintu wisata selebar-lebarnya. Tanpa pengawasan ketat, Batam berisiko menjadi 'safe zone' baru bagi transmisi wabah ini.
"Kita mendukung pariwisata, tapi keselamatan rakyat Batam adalah hukum tertinggi," ujar seorang informan INDOMOSAD di lapangan.
Warga Batam diimbau untuk kembali meningkatkan kewaspadaan mandiri. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai pengetatan skrining kesehatan di Pelabuhan Batam Centre maupun Harbour Bay terhadap wisatawan asal Malaysia.
--- Monitoring Divisi Intelijen INDOMOSAD ---
Baca Juga: TRAGEDI JEMBATAN 3 BARELANG: PEMUDA 24 TAHUN NEKAT TERJUN KE LAUT, TIM SAR GABUNGAN SISIR PERAIRAN