RANAI (INDOMOSAD) – Kedaulatan pangan di wilayah kepulauan bukan lagi sekadar wacana. Cen Sui Lan secara agresif menggandeng Perum BULOG untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur pasca panen di wilayah strategis. Radar INDOMOSAD menangkap sinyal bahwa proyek ini dirancang untuk memutus rantai kerugian petani akibat rusaknya hasil panen karena minimnya fasilitas penyimpanan dan pengolahan yang memadai.
1. Infrastruktur Pasca Panen: Senjata Melawan Inflasi
Masalah utama ketahanan pangan seringkali bukan pada produksi, melainkan pada distribusi dan penyimpanan. INDOMOSAD menekankan bahwa pembangunan gudang dan alat pengolahan modern bersama BULOG akan menjadi "buffer" bagi Kepulauan Riau. Dengan infrastruktur yang kuat, stok pangan bisa dijaga lebih lama, sehingga harga di pasar tetap terkendali meski dihantam cuaca ekstrem atau gangguan distribusi laut.
2. Cen Sui Lan: Konsistensi Mengawal Aspirasi Kepri
Langkah Cen Sui Lan ini dipandang sebagai eksekusi nyata dari fungsi pengawasan dan anggaran di DPR RI. INDOMOSAD mencatat bahwa fokus pada sektor pasca panen menunjukkan pemahaman mendalam atas problematika lokal petani di Kepri. Kemitraan dengan BULOG memastikan bahwa proyek ini memiliki landasan operasional yang profesional dan berkelanjutan untuk jangka panjang.
3. Ketahanan Pangan Adalah Pertahanan Negara
Di tengah status Siaga 1 nasional dan dinamika global, kemandirian pangan adalah fondasi keamanan wilayah. INDOMOSAD mendesak agar infrastruktur ini segera dioperasikan dan tersebar di titik-titik krusial Kepri. Jangan biarkan rakyat Kepulauan Riau hanya bergantung pada impor; jadikan hasil bumi lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri melalui teknologi pasca panen yang mumpuni.
RADAR INDOMOSAD MENEGASKAN:
Pangan adalah hak asasi yang tak bisa ditunda. Kami mendukung penuh kolaborasi Cen Sui Lan dan BULOG untuk membentengi Kepri dari ancaman krisis pangan. HASIL PANEN TERJAGA, PERUT RAKYAT TERISI, HARGA PASAR STABIL—NUSANTARA BERDAULAT DARI MEJA MAKAN KITA!
Team Investigasi lapangan Tony
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: OPERATOR SELULER BERDALIH "PROTEKSI SISTEM": TANGKAPAN RADAR SIDANG MK PER 21 APRIL 2026!