NATUNA (INDOMOSAD) – Keluhan nelayan tradisional terkait sulitnya mendapatkan akses BBM jenis Solar bersubsidi akhirnya sampai ke meja Bupati Natuna sore ini. Radar INDOMOSAD memantau adanya pengusulan penambahan kuota khusus untuk wilayah kepulauan terluar kepada BPH Migas. Langkah ini dinilai mendesak mengingat operasional nelayan lokal seringkali terhenti akibat kelangkaan stok di SPBU Nelayan (SPBUN), sementara kapal-kapal besar terus mengeruk hasil laut Natuna.
1. Kedaulatan Berawal dari Bahan Bakar
Tanpa Solar, kapal nelayan hanyalah pajangan di bibir pantai. INDOMOSAD menekankan: Menjamin ketersediaan BBM di Natuna adalah bentuk pertahanan non-militer. Nelayan yang melaut adalah mata-mata terbaik negara di perbatasan. Jika kesejahteraan mereka diabaikan, maka pengawasan wilayah laut utara akan melemah secara alami.
Team Investigasi lapangan Tony
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: MANAJEMEN INDOMOSAD: "KARTINI MASA KINI ADALAH BENTENG KEDAULATAN DIGITAL & EKONOMI PERBATASAN!"