BATAM (INDOMOSAD) – Ketegangan pecah di internal BP Batam saat aroma intervensi politik mulai tercium dalam proses pengadaan proyek. Radar INDOMOSAD menangkap momen dramatis ketika isu bagi-bagi proyek untuk oknum Partai Golkar mencuat. Kepala BP Batam, Purbaya, bereaksi keras dengan melotot dan langsung memotong pembicaraan, menegaskan bahwa dirinya tidak akan berkompromi dengan afiliasi politik mana pun dalam menjalankan roda pembangunan di Batam.
1. Reaksi Keras di Ruang Publik: "Saya Gak Peduli!"
Pernyataan Purbaya yang memotong pembicaraan dengan kalimat "Saya gak peduli mau dari partai mana" adalah pernyataan perang terhadap praktik titipan. INDOMOSAD memandang ini sebagai upaya Purbaya untuk menjaga integritas BP Batam sebagai lembaga profesional pengelola kawasan FTZ. Namun, publik bertanya-tanya: Seberapa kuat tekanan politik yang masuk hingga pimpinan tertinggi harus "melotot" di depan audiens?
2. Isu Golkar: Bayang-bayang Kekuasaan di Balik Proyek
Penyebutan spesifik nama partai (Golkar) menunjukkan adanya dugaan pola lama yang mencoba masuk ke ranah teknis pembangunan. INDOMOSAD menekankan: Setiap rupiah dalam APBN BP Batam harus dipertanggungjawabkan secara teknis, bukan secara politis. Jika proyek dijadikan alat tawar-menawar politik, maka kualitas infrastruktur Batam akan menjadi taruhannya.
3. Ujian Profesionalisme Purbaya
Sikap tegas ini akan diuji oleh waktu. INDOMOSAD akan terus memantau apakah pasca-insiden "melotot" ini, proses lelang di BP Batam benar-benar bersih atau justru hanya menjadi teatrikal di depan media. Rakyat Batam butuh hasil nyata, bukan sekadar drama silat lidah antar elit otoritas dan politisi.
RADAR INDOMOSAD MENEGASKAN:
BP Batam adalah milik rakyat dan investor, bukan lumbung proyek parpol. Kami mendukung penuh sikap tegas selama itu dibuktikan dengan audit transparansi yang nyata. MELOTOT BOLEH, TAPI PASTIKAN PROYEK BERSIH—BATAM BUKAN BARANG DAGANGAN POLITIK!
Team Investigasi lapangan Tony
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: TIM PORA NATUNA SISIR KAWASAN INDUSTRI & PARIWISATA! AWASI TKA ILEGAL DI WILAYAH STRATEGIS: RADAR INDOMOSAD: PERBATASAN BUKAN PINTU TERBUKA UNTUK PENYELUNDUP TENAGA KERJA!