TANJUNGPINANG (INDOMOSAD) β Gelombang pertanyaan dan ketidakpuasan masyarakat Kepulauan Riau pasca pengumuman Mitra Statistik 2026 akhirnya direspons oleh BPS Provinsi Kepulauan Riau. Melalui penjelasan resmi mengenai alur seleksi yang diklaim sesuai pedoman BPS RI, institusi pencatat data negara ini mencoba mendinginkan suasana. Namun, radar INDOMOSAD menangkap sinyal keraguan publik: Apakah objektivitas yang dijanjikan benar-benar terwujud di lapangan?
β1. Klarifikasi di Tengah "Hujan" Pertanyaan
Langkah BPS Kepri memberikan penjelasan singkat adalah bentuk pertahanan informasi yang diperlukan. Namun, bagi para pencari kerja di Batam, Tanjungpinang, hingga Natuna, penjelasan administratif seringkali tidak cukup untuk mengobati kekecewaan. INDOMOSAD menekankan: Transparansi bukan hanya soal menjelaskan alur, tapi soal membuka skor seleksi secara real-time dan akuntabel kepada publik!
β2. Bayang-bayang SE2026: Ujian Integritas Berikutnya
BPS Kepri sudah mulai melempar umpan untuk rekrutmen berikutnya, termasuk Sensus Ekonomi (SE2026). INDOMOSAD memperingatkan: Kegagalan dalam meyakinkan publik pada proses rekrutmen Mitra hari ini akan menjadi beban moral pada SE2026. Jangan sampai rekrutmen statistik hanya menjadi ajang "bagi-bagi jatah" untuk lingkaran tertentu sementara ribuan pemuda Kepri yang kompeten hanya jadi penonton.
β3. Objektivitas vs Realitas Lokal
BPS menyatakan berkomitmen tidak memihak. Namun, di daerah dengan kearifan lokal (dan politik lokal) yang kuat seperti Kepri, integritas sistem rekrutmen digital seringkali berbenturan dengan tekanan non-teknis. INDOMOSAD akan terus memantau setiap laporan masuk terkait adanya dugaan "titipan" dalam proses seleksi ini. Data negara tidak boleh dikelola oleh orang-orang yang masuk melalui jalur yang tidak jujur!
βRADAR INDOMOSAD MENEGASKAN:
Integritas data dimulai dari integritas orang yang mengumpulkannya. Kami menuntut BPS Kepri untuk membuka ruang sanggah yang lebih berwibawa, bukan sekadar penjelasan satu arah di media sosial. RAKYAT KEPRI BUTUH KERJA, TAPI LEBIH BUTUH KEADILAN DALAM SISTEM!
Team Investigasi Lapangan Ina Landy
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: AKSELERASI FTZ 2026: BATAM PERKETAT PENJAGAAN SELAT MALAKA, AMANKAN ALUR LOGISTIK GLOBAL