JAKARTA (INDOMOSAD) – Persiapan mudik Lebaran 1447 H memasuki fase krusial. Korlantas Polri resmi merilis jadwal rekayasa lalu lintas super ketat guna mengantisipasi ledakan jutaan pemudik. Radar INDOMOSAD memantau dua skema utama: Sistem Ganjil Genap dan Sistem One Way yang akan diberlakukan di ruas Tol Trans Jawa hingga Tol Tangerang-Merak. Jangan anggap remeh, salah jadwal berarti liburan Lebaran Anda akan berakhir di bahu jalan!
1. Operasi Arus Mudik (17 - 20 Maret 2026)
Rekayasa akan dimulai serentak pada 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB (One Way) dan 14.00 WIB (Ganjil Genap). Jalur neraka KM 47 hingga KM 421 akan menjadi medan ujian kesabaran. INDOMOSAD menekankan: Pemudik dari arah Barat (Merak/Jakarta) menuju Timur harus sinkron dengan plat nomor kendaraan masing-masing. Ingat, kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur akan ditutup total selama periode One Way.
2. Strategi Arus Balik (23 - 29 Maret 2026)
Bagi warga Batam yang berlebaran di Jawa dan akan kembali ke perantauan, perhatikan arus balik. Skema rekayasa dimulai pada 23 Maret 2026. Pantauan INDOMOSAD menunjukkan durasi arus balik lebih panjang (6 hari), menandakan potensi penumpukan volume kendaraan yang lebih masif. Pastikan kondisi kendaraan prima sebelum memasuki "labirin" Trans Jawa.
3. Dampak Bagi Warga Batam (Komuter Kepri-Jakarta)
Ketua, info ini sangat krusial bagi warga Batam yang membawa kendaraan sendiri atau menggunakan bus dari Pelabuhan Merak. Keterlambatan di jalur tol akan berdampak langsung pada jadwal ferry dan penerbangan. INDOMOSAD mendesak para pemudik untuk mematuhi aturan petugas di lapangan. Keselamatan adalah prioritas utama—jangan sampai ambisi cepat sampai membuat nyawa jadi taruhan.
RADAR INDOMOSAD MENEGASKAN:
Jadwal sudah di tangan, keputusan ada di kaki Anda (pedal gas). Kami mendukung penuh ketertiban mudik tahun ini. MUDIK AMAN, KELUARGA NYAMAN—IKUTI ATURAN, JANGAN JADI BEBAN DI JALANAN!
Team Investigasi lapangan Ayra
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: MANAJEMEN INDOMOSAD: "KARTINI MASA KINI ADALAH BENTENG KEDAULATAN DIGITAL & EKONOMI PERBATASAN!"