NATUNA (INDOMOSAD) – Cuaca di wilayah perbatasan utara mulai menunjukkan fluktuasi ekstrem pagi ini. Radar INDOMOSAD menangkap peringatan dini dari BMKG mengenai potensi angin kencang dan kenaikan gelombang di perairan Natuna Utara dan Subi. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi warga yang masih melakukan perjalanan arus balik antar-pulau menggunakan kapal kayu atau speed boat.
1. Imbauan bagi Nelayan Kecil
Nelayan dengan kapal di bawah 10 GT diminta untuk tetap waspada dan memantau rilis cuaca berkala. INDOMOSAD menekankan: Jangan memaksakan melaut jika kondisi awan cumulonimbus sudah mulai menebal. Keselamatan jiwa jauh lebih berharga daripada hasil tangkapan satu hari.
2. Kesiapsiagaan Tim SAR Gabungan
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna dilaporkan tetap dalam posisi siaga satu. INDOMOSAD mendesak operator kapal penumpang untuk memastikan alat keselamatan seperti life jacket tersedia dan layak pakai. Kita tidak ingin berita gembira lebaran berubah menjadi duka akibat kelalaian pada standar prosedur keselamatan laut.
Team Investigasi Lapangan Ifa
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: CEN SUI LAN DEPLOY PNS LULUSAN IPDN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK GARDA UTARA