BATAM, INDOMOSAD — Pelabuhan Telaga Punggur kembali memanas. Bukan karena kepadatan arus barang, melainkan karena laporan dugaan kekerasan yang melibatkan oknum anggota Bea Cukai Batam terhadap seorang sopir truk. Meski pihak KPU Bea Cukai Batam telah merilis kronologi resmi, INDOMOSAD mencium aroma upaya perlindungan korps di balik kata-kata diplomatis tersebut. Apakah hukum hanya tajam ke sopir kecil dan tumpul ke petugas berseragam?
Poin Investigasi (Sudut Pandang Tajam):
Batas Wewenang: Petugas memang punya hak memeriksa, tapi tidak punya hak melakukan kekerasan fisik. INDOMOSAD menuntut Polresta Barelang untuk mengusut tuntas tanpa intervensi instansi.
Nasib Sopir Truk: Sopir truk adalah tulang punggung distribusi barang. Kekerasan terhadap mereka adalah serangan terhadap harga diri rakyat kecil.
Sentinel Radar Alert: Kami mencatat adanya riwayat gesekan di Pelabuhan Punggur yang seringkali melibatkan ego sektoral. Ini adalah bom waktu yang akhirnya meledak.
Dukung kami untuk selalu independen https://saweria.co/indomosadkritisnews
Baca Juga: [THR BERDARAH] BURUH MENJERIT! THR DIPANGKAS PAJAK, PEMERINTAH BERDALIH TUNGGU ARAHAN PRABOWO: KEADILAN ATAU PERAMPASAN HALUS?