BATAM (INDOMOSAD) – Suasana tegang menyelimuti kawasan industri Tanjung Uncang, Rabu (11/3). Radar INDOMOSAD menangkap aktivitas mencurigakan saat tim penyidik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menyambangi PT Logam Internasional Jaya. Alih-alih transparan, pertemuan tersebut berlangsung tertutup rapat bahkan terkesan menghalangi tugas jurnalistik. Sikap bungkam para penyidik usai keluar dari area perusahaan memicu spekulasi liar: Apakah ada "deal" di bawah meja terkait dugaan pelanggaran limbah B3?
1. Perusahaan "Tanpa Identitas" yang Kebal Hukum?
Pantauan lapangan INDOMOSAD mengonfirmasi bahwa PT Logam Internasional Jaya tidak memasang papan nama perusahaan (plang) di depan lokasi usaha. Ini adalah pelanggaran administratif dasar! Bagaimana mungkin perusahaan pengolah limbah yang berisiko tinggi terhadap lingkungan bisa beroperasi tanpa identitas transparan? Jika dokumen AMDAL dan UKL-UPL saja diduga bodong, maka nyawa warga sekitar sedang dipertaruhkan demi keuntungan segelintir orang.
2. Ancaman Pidana Menanti: UU No. 32 Tahun 2009
INDOMOSAD mengingatkan manajemen PT Logam Internasional Jaya dan oknum pelindungnya: Pasal 109 UU No. 32 Tahun 2009 sangat jelas—beroperasi tanpa izin lingkungan diancam pidana penjara 3 tahun dan denda Rp3 Miliar. Jika DLH Batam gagal memberikan keterangan terbuka, maka patut diduga ada upaya penggelapan fakta hukum di lapangan.
3. Komisi III DPRD Batam Siaga Sidak!
H. Arlon Veristo dari Komisi III DPRD Batam telah mengeluarkan ultimatum. INDOMOSAD mendukung penuh rencana sidak mendadak dewan. "Jangan ada yang ditutup-tutupi," tegas Arlon. Kami menuntut hasil pengecekan dokumen oleh DLH dibuka ke publik hari ini juga! Batam tidak boleh menjadi tempat sampah ilegal bagi perusahaan yang abai regulasi.
RADAR INDOMOSAD MENEGASKAN:
Lingkungan hidup bukan barang dagangan. Kami akan terus memburu informasi di balik "kunjungan misterius" ini. PENGUSAHA NAKAL HARUS DISIKAT, PEJABAT BUNGKAM HARUS DIPECAT—JANGAN BIARKAN TANJUNG UNCANG JADI SARANG MAFIA LIMBAH!
Team Investigasi lapangan Arka
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday
Baca Juga: BATAM MEMBARA! INFLASI TEMBUS 3,13 PERSEN: EMAS JADI BARANG GHAIB, DAGING AYAM "TERBANG" TINGGI—RAKYAT MAKIN TERCEKIK DI TENGAH MEGAHNYA MALL!