KEMBALI KE RADAR
INDOMOSAD V27.9

TRAGEDI AIR KERAS ANDRIE YUNUS: DAKWAAN "DENDAM PRIBADI" JADI TAMENG? TAUD TOLAK PERSIDANGAN MILITER—ADIL ATAU SANDIWARA?

3 Views 30 Apr 2026 SEKTOR: NASIONAL
Evidence: TRAGEDI AIR KERAS ANDRIE YUNUS: DAKWAAN "DENDAM PRIBADI" JADI TAMENG? TAUD TOLAK PERSIDANGAN MILITER—ADIL ATAU SANDIWARA?
JAKARTA (INDOMOSAD) – Sidang perdana kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta tanpa kehadiran tim pengacara korban. Dakwaan oditur militer yang memunculkan motif "dendam pribadi" dari empat tersangka anggota TNI memicu gelombang penolakan keras dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD). Peradilan ini dianggap sebagai upaya sistematis untuk memutus rantai pertanggungjawaban komando dan melanggengkan impunitas.

🚩 Mengapa Persidangan Ini Dianggap "Bermasalah"? (Analisis TAUD):
Motif "Dendam Pribadi" yang Janggal: TAUD menilai motif dendam pribadi adalah narasi klasik untuk melokalisir kasus agar tidak menyentuh aktor intelektual atau perintah atasan. Andrie Yunus diserang karena kerja-kerja advokasi HAM, bukan karena urusan personal dengan para eksekutor.

Peradilan Militer vs Peradilan Umum: Penggunaan pengadilan militer bagi prajurit yang melakukan tindak pidana umum terhadap sipil dianggap melanggar prinsip kesetaraan di depan hukum (equality before the law). Ini menciptakan "ruang gelap" yang sulit diakses oleh publik dan korban.

Absensi Pengacara Korban: TAUD sengaja tidak hadir sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap legitimasi persidangan yang dianggap tidak independen dan imparsial.

📡 ANALISIS KRITIS: (IMPUNITY ALERT)
Unit investigasi INDOMOSAD membedah anomali hukum ini:

"Sangat memuakkan melihat pola yang terus berulang: Aktivis diserang, eksekutor ditangkap, lalu motifnya selalu 'dendam pribadi'. Ini bukan kebetulan, ini adalah Skenario Cuci Tangan.

INDOMOSAD memberikan catatan tajam: Jika seorang aktivis KontraS bisa disiram air keras dan pelakunya hanya diadili di 'kandang sendiri' dengan narasi dendam personal, maka tidak ada jaminan keamanan bagi siapa pun yang bersuara kritis di negeri ini—termasuk kita di Batam dan Natuna.

Ingat kasus pembunuhan Direktur media di Pangkalpinang? Di sana pelakunya dihukum seumur hidup karena pembunuhan berencana. Mengapa dalam kasus penyiraman air keras ini, hukum seolah dipaksa masuk ke lorong sempit peradilan militer? Ini adalah penghinaan terhadap akal sehat hukum kita!" tegas unit intelijen hukum INDOMOSAD.

Team Investigasi Lapangan Ayra
Pimpinan Redaksi Dion Hadi Langgoday

Baca Juga: SIAGA SAMPAH LAUT DI PULAU TERLUAR! DINAS LINGKUNGAN HIDUP NATUNA GANDENG LSM GLOBAL: RADAR INDOMOSAD: JANGAN JADIKAN LAUT KITA TEMPAT SAMPAH INTERNASIONAL, EKOLOGI RUSAK, MASA DEPAN MUSNAH!

REVENUE SECTOR AVAILABILITY

5
Slot Lokal
3
Slot Tactical
1
Slot Corporate
🚀 Pasang Iklan Infiltrasi Sekarang

Transmission Channels:

Sponsored Infiltration

PROMOTED

PT Parlin Usaha Solution layanan (CCTV, Server, IPTV) Sistem Keamanan VVIP, Jaringan Hotel/Resort, dan Solusi IT Korporat

HUBUNGI KAMI
PROMOTED

Paket Full

HUBUNGI KAMI

Injeksi Logistik

MANDIRI: 109-002-188-898-7
KIRIM AMUNISI 📡

📡 TERIMA LAPORAN INFILTRASI

Masukkan email untuk bergabung dengan 100+ operator informasi lainnya.